Notification

×

Iklan



Iklan



Tag Terpopuler

Bupati Aru Dukung Penuh Operasi Trisila-26 TNI AL, Perkuat Kedaulatan di Beranda Timur Indonesia

Rabu, 04 Maret 2026 | Maret 04, 2026 WIB Last Updated 2026-03-04T19:43:40Z


Aru,RadarNews,id– Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh pelaksanaan Operasi Trisila-26 TNI Angkatan Laut (AL) yang akan berlangsung pada 4–6 Maret 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat menyambut kedatangan Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada III Sorong di Dermaga Yos Sudarso, Dobo, Rabu (4/3/2026). Danguspurla tiba menggunakan KRI Dorang-874 dan disambut melalui seremoni militer yang turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Aru.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kehormatan ke unsur kapal perang, termasuk peninjauan di atas KRI Balongan-908.

Operasi Trisila-26 dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Staf Angkatan Laut Nomor Sprin/2938/XII/2025 tentang Penyusunan Konsep Rencana Operasi Trisila-26 Tahun 2026. Wilayah Kepulauan Aru menjadi salah satu titik strategis operasi, mengingat posisinya yang berbatasan langsung dengan perairan internasional serta jalur pelayaran penting.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran Satgas Trisila-26 bukan sekadar agenda rutin militer, melainkan bagian dari penguatan kedaulatan negara di kawasan timur Indonesia.

“Kepulauan Aru adalah beranda timur Indonesia. Keamanan laut di wilayah ini bukan hanya kepentingan daerah, tetapi kepentingan nasional. Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar operasi ini berjalan optimal,” tegas Kaidel.

Menurutnya, kondisi geografis Aru yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menuntut pengawasan intensif serta koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat pertahanan.

“Sinergi dengan TNI Angkatan Laut sangat krusial. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nelayan dapat melaut tanpa rasa khawatir, dan aktivitas ekonomi maritim berjalan stabil,” ujarnya.

Selain aspek pertahanan, Operasi Trisila-26 juga diarahkan pada pengawasan potensi pelanggaran di laut, termasuk perlindungan sumber daya kelautan dan perikanan.

Sementara itu, dalam pertemuan lanjutan di Kantor Bupati, jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Danguspurla Koarmada III membahas penguatan kerja sama lintas sektor, mulai dari stabilitas keamanan wilayah hingga dukungan terhadap pembangunan daerah.

“Kami berharap kehadiran Satgas Trisila-26 tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat kepulauan,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan Operasi Trisila-26, pemerintah daerah berharap tercipta stabilitas wilayah yang kondusif sehingga pembangunan dan pertumbuhan ekonomi maritim di Kepulauan Aru dapat berlangsung secara berkelanjutan. (*)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update