Notification

×

Iklan



Iklan



Tag Terpopuler

Jalan Rusak Bertahun-Tahun Dibiarkan, Warga Dusun Olas Pertanyakan Kepedulian Pemkab SBB

Minggu, 17 Mei 2026 | Mei 17, 2026 WIB Last Updated 2026-05-17T22:42:16Z

 



AMBON, RN.ID — Kondisi ruas jalan rusak parah di Dusun Olas, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga menilai Pemerintah Kabupaten SBB terkesan tutup mata terhadap penderitaan warga yang selama bertahun-tahun harus berjibaku dengan jalan berlumpur, berlubang, dan rawan kecelakaan.

Jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu hingga kini belum juga mendapat perhatian serius, meski keluhan demi keluhan terus disampaikan warga kepada pemerintah daerah maupun anggota DPRD.

“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak dan tidak pernah diperbaiki. Padahal ini jalan utama masyarakat,” ujar salah seorang warga Dusun Olas, La Jit, kepada media ini, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, kondisi jalan semakin parah saat musim hujan. Lubang-lubang besar dipenuhi lumpur sehingga menyerupai kubangan yang mengancam keselamatan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

“Banyak pengendara motor jatuh karena terjebak lumpur. Kalau tidak hati-hati bisa celaka. Jalan ini sudah sering makan korban,” katanya dengan nada kecewa.

Warga menilai lambannya penanganan infrastruktur tersebut mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Padahal, jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah seperti Dusun Katapang, Jakarta Baru, Ani, Tanah Goyang, Laala, hingga Dusun Siaputih serta desa-desa lainnya di Kecamatan Huamual.

Akibat kerusakan jalan, aktivitas ekonomi masyarakat ikut terganggu. Mobilitas warga untuk bekerja, mengangkut hasil kebun, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari menjadi terhambat.

“Itu akses utama masyarakat mencari nafkah. Kalau jalannya rusak begini terus, bagaimana ekonomi masyarakat bisa berkembang?” ujarnya.

Warga berharap pemerintahan Bupati Asri Arman tidak hanya fokus pada janji pembangunan, tetapi benar-benar hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama infrastruktur jalan yang layak dan aman.

“Jangan tunggu korban terus bertambah baru diperbaiki. Pemerintah harus segera turun tangan sebelum masyarakat semakin dirugikan,” tegasnya.

Masyarakat Dusun Olas mendesak Pemerintah Kabupaten SBB segera mengambil langkah nyata dan tidak lagi membiarkan jalan rusak tersebut menjadi simbol kelalaian pemerintah terhadap hak-hak masyarakat di daerah terpencil.(S.L.P)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update