Aru,RadarNews.id--Meski batu dioperasikan pada awal Februari 2026, pemanfaatan listrik di Desa Ujir Kepulauan Aru nampaknya membuka ruang masuknya investor pada sektor perikanan.
Hal ini sementara dilirik Bupati Kapulauan Aru, Timotius Kaidel yang melihat peluang strategi tersebut.
Sebab, penggunaan listrik di desa Ujir saat ini baru berkisar 15-20 persen dari kapasitas, sehingga membuka ruang masuknya para investor.
Bupati bahkan mendorong pelaku usaha untuk melihat peluang dari desa pesisir itu. Menurutnya, potensi pembangunan fasilitas seperti cold storage sebagai langkah konkret yang bisa mengubah struktur ekonomi desa yang selama ini bertumpu pada aktivitas tangkap tradisional.
“Kalau ada listrik yang belum terpakai, itu peluang. Industri harus masuk. Perikanan itu kekuatan kita,” sebut bupati.
Dijelaskan, dorongan investasi itu juga memiliki tantangan. Dimana membutuhkan kesiapan sumber daya manusia dan sistem pendukung yang memadai. Sebab, asuknya industri berisiko tidak memberikan dampak maksimal bagi masyarakat lokal.
Maka itu, pemerintah daerah dituntut tidak hanya membuka peluang, tetapi juga memastikan warga menjadi bagian dari rantai nilai yang tercipta. (*)

