Notification

×

Iklan



Iklan



Tag Terpopuler

Tekan Kemiskinan, Dorong Ekonomi: Fokus Pemkot Ambon dalam RKPD 2027

Kamis, 09 April 2026 | April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T23:47:26Z



AMBON,RadarNews.id--Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ambon Tahun 2027 yang berlangsung di Hotel Kamari, Kamis (9/4/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis yang menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan kota ke depan. Ia menilai, proses perencanaan yang matang akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di masa mendatang.

“Musrenbang ini adalah titik awal kita merancang seluruh program kerja untuk tahun 2027. Keberhasilan atau kegagalan pembangunan ditentukan dari bagaimana kita merumuskan rencana hari ini,” tegasnya.

Bodewin juga memaparkan sejumlah capaian positif Kota Ambon. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,87 persen, meski masih di bawah target 5 persen. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5,13 persen pada 2024 menjadi 4,34 persen.

Selain itu, kualitas hidup masyarakat turut mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 83,37 menjadi 83,97. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kesenjangan masih terjadi dan kondisi ekonomi masyarakat tetap rentan.

Di sisi lain, Wali Kota mengakui adanya tantangan berupa keterbatasan ruang fiskal daerah. Menurutnya, peningkatan kebutuhan belanja tidak sejalan dengan pendapatan daerah, sehingga diperlukan pendekatan baru dalam pembangunan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja secara konvensional. Harus ada inovasi, kreativitas, dan langkah luar biasa,” ujarnya.

Sebagai solusi, Pemerintah Kota Ambon mendorong keterlibatan pihak ketiga melalui skema investasi yang tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam penyusunan RKPD 2027, Wali Kota menekankan tiga fokus utama, yakni penetapan prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, dorongan inovasi dalam setiap program, serta penguatan kolaborasi dengan sektor swasta dan para pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, pembangunan tahun depan juga akan difokuskan pada penguatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan UMKM, serta pemberian perhatian khusus bagi penyandang disabilitas.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update