Apresiasi tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku yang digelar di Gereja Sologracia Dobo, 27 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Gabriel Morwarin, Ketua AMGPM Daerah Pulau-Pulau Aru, perwakilan Pengurus Besar AMGPM Koordinator Wilayah VIII Maluku, serta Ketua Klasis Gereja Protestan Maluku Pulau-Pulau Aru.
Dalam sambutannya yang dibacakan Gabriel Morwarin, Bupati Kaidel menegaskan bahwa peringatan HUT AMGPM tidak hanya menjadi momentum refleksi iman, tetapi juga mempertegas peran strategis pemuda gereja dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan sangat penting, terutama dengan AMGPM sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjaga stabilitas sosial.
“AMGPM memiliki peran vital sebagai mitra strategis dalam memperkuat kualitas SDM serta menjaga stabilitas sosial di daerah,” ujarnya.
Selain itu, Kaidel juga menyoroti tantangan pembangunan yang semakin kompleks, khususnya dampak ekonomi global terhadap daerah. Untuk itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga ketahanan ekonomi melalui stabilitas harga pangan, penguatan sektor energi, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pokok.
“Langkah ini penting untuk menghadapi dinamika global yang tidak menentu,” jelasnya.
Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, peran AMGPM diharapkan semakin aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam pelayanan gereja, tetapi juga dalam mendukung program-program pembangunan daerah.
Pemuda gereja juga didorong untuk berperan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Pemuda harus hadir sebagai kekuatan positif yang mampu membawa perubahan dan menjaga harmoni di tengah masyarakat,” pungkasnya.

