Notification

×

Iklan



Iklan



Tag Terpopuler

Diskominfo Ambon Sosialisasikan SLABER untuk Tingkatkan Akuntabilitas Publikasi

Rabu, 22 April 2026 | April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T22:47:11Z




AMBON, RN.ID — Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo-Sandi) terus mendorong transparansi dalam kerja sama dengan media massa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyosialisasikan penggunaan aplikasi Sistem Lapor Berita (SLABER) kepada media online mitra.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Balai Kota Ambon, Rabu (22/4), dan diikuti oleh media yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemkot Ambon.

Kepala Dinas Kominfo-Sandi Kota Ambon, Ronald Hanok Lekransy, menjelaskan bahwa SLABER merupakan sistem pelaporan terintegrasi berbasis teknologi yang dirancang untuk mempermudah koordinasi antara pemerintah daerah dan insan pers.

“Aplikasi SLABER hadir untuk memastikan seluruh proses kerja sama dengan media berjalan lebih transparan, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik. Ini juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas publikasi pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Lekransy, kehadiran SLABER merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan kerja sama media di tengah pesatnya perkembangan media digital.

Ia menambahkan, pers memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial, pendidikan, hingga hiburan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Selain itu, implementasi SLABER juga sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, yang menekankan akses informasi yang cepat, tepat, dan transparan bagi masyarakat.

Melalui sistem ini, media mitra dapat mengunggah berbagai dokumen kerja sama seperti NPWP, akta pendirian perusahaan, serta berkas pendukung lainnya secara online. Seluruh data akan tersimpan dalam sistem terintegrasi yang dapat digunakan dalam proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Tak hanya itu, mekanisme pelaporan publikasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini telah beralih ke digital melalui laman resmi monevmedia.ambon.go.id. Sistem ini juga mempermudah komunikasi dan korespondensi antara media dan pemerintah secara lebih efisien serta terdokumentasi dengan baik.

Bagi pemerintah, SLABER berfungsi sebagai dashboard monitoring untuk mengukur efektivitas publikasi secara real-time. Data yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan serta keberlanjutan kerja sama media di tahun berikutnya secara objektif dan terukur.

Lekransy berharap, penerapan SLABER dapat memastikan hak dan kewajiban kedua belah pihak berjalan secara transparan dan akuntabel. Selain itu, media juga diberikan kemudahan dalam mengakses kerja sama melalui fitur unggah company profile serta pelaporan pertanggungjawaban sesuai ketentuan dalam PKS.

“Dengan sistem ini, sinergi antara pemerintah dan media diharapkan semakin kuat dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Ambon,” tandasnya.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update