Ambon,RadarNews.id--Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, menilai pelaksanaan Bazar UMKM dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 yang digelar oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Ambon merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat dan pelaku usaha kecil.
Hal tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robert Sapulete, saat menghadiri kegiatan bazar tersebut, Jumat (10/4).
Dalam sambutan itu, Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan bazar ini mencerminkan komitmen Lembaga Pemasyarakatan dalam mendukung perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat luas.
Menurutnya, lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berperan dalam mengembangkan potensi warga binaan melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan. Hal ini bertujuan untuk membekali mereka agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan kemampuan yang memadai, mandiri, dan produktif.
“Berbagai produk kreatif dan inovatif hasil karya warga binaan yang ditampilkan dalam bazar ini menunjukkan tidak hanya keterampilan mereka, tetapi juga semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tahunan ini, produk-produk unggulan yang dihasilkan dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas, bahkan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Selain itu, pemerintah kota juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Para peserta diharapkan terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan ruang digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.
“Bazar UMKM ini diharapkan dapat menjadi ajang promosi sekaligus pembelajaran bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang ke depan,” tambahnya.
Ia juga berharap pelaksanaan bazar dapat berjalan lancar dan sukses, serta momentum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 ini menjadi penguat sinergi dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kalapas Ambon bersama Kepala Kantor Wilayah Lembaga Pemasyarakatan Wilayah Maluku. (SLP)

