Ambon, RadarNews.id — Tragedi maut kembali mengguncang Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Seorang remaja berusia 17 tahun, James Ricard Makalen, warga Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, dilaporkan meninggal dunia setelah diterkam buaya di Sungai Letahu, Selasa (6/1/2026) sore.
Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIT. Korban diketahui merupakan pelajar SMA Negeri 16 MBD.
Kapolsek Wetar, IPTU Giovani B.M. Toffy, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban baru saja selesai memotong rumput di halaman rumah tetangganya. Usai bekerja, korban berpamitan kepada pamannya dengan alasan hendak membersihkan diri.
“Pamannya mengira korban mandi di rumah. Namun tanpa sepengetahuan keluarga, korban justru pergi ke Sungai Letahu,” jelas IPTU Giovani.
Sekitar pukul 18.00 WIT, korban tiba di sungai dan mandi di lokasi yang berjarak kurang lebih 20 meter dari dua orang warga yang sedang mencuci pakaian. Tidak lama kemudian, kedua saksi melihat korban tiba-tiba diterkam seekor buaya.
Korban sempat diseret ke tepi sungai yang dipenuhi rawa kangkung air dengan kedalaman sekitar dua meter. Salah satu saksi berusaha menolong dengan mengulurkan tangan, namun buaya tersebut berputar, kembali menyelam, dan membawa korban hingga menghilang ke dalam air.
Peristiwa itu segera dilaporkan kepada warga setempat dan diumumkan melalui pengeras suara gereja. Warga bersama aparat kepolisian dan TNI langsung melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.
“Upaya pencarian melibatkan personel Polsek Wetar, Danramil Wetar beserta anggota, pemerintah desa, tokoh adat, serta masyarakat setempat,” ujar Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan. Aparat dan pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sungai yang diketahui merupakan habitat buaya.(SLP-RN)

