ARU, Radar Mews.id--Jembatan
darurat Marbali, Desa Wangel, Kecamatan Pulau Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru,
Propinsi Maluku kini bisa difungsikan
lagi. Setelah sekian lama rusak total lantaran tiang penyangga dari batang pohon
kelapa telah lapuk, kini masyarakat setempat bernapas lega setelah Dinas PUPR
Kabupaten Kepulauan Aru merampungkan pekerjaan pada Januari 2026 ini.
Sebagaimana diketahui jembatan darurat Marbali suda tidak layak pakai, sehingga setiap
kendaraan yang melintas di lokasi tersebut
sangat beresiko, sehingga oleh pemerintah daerah setempat menganggap
perlu dilakukan perbaikan. "Pekerjaan jembatan darurat kita
kerjakan karena kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi untuk digunakan oleh
masyarakat. Demikian disampaikan Wakil
Bupati Kepulauan Aru Muhammad Djumpa
saat meninjau lokasi jembatan.
Djumpa mengapresiasi kerja cepat tim teknis dalam melakukan
proses pengerjaan, sehingga jembatan darurat dapat diselesaikan tepat waktu.
Kendati demikian dirinya tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat
melintasi jembatan, mengingat jembatan tersebut masih bersifat darurat.
Dia berharap, jembatan darurat tersebut dapat dimanfaatkan
dengan baik, sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen.
"Harapan saya, jembatan darurat yang baru selesai dikerjakan dalam waktu
dua hari ini, dapat memudahkan masyarakat untuk beraktivitas seperti sedia kala,"
kata Djumpa.
Disinggung soal jembatan permanen yang telah dibangun pada
lokasi yang sama, namun belum bisa digunakan, Djumpa menjelaskan, bahwa
pekerjaan jembatan permanen tersebut belum selesai 100 persen. Bahkan saat ini
sedang dalam proses hukum. “Kontraktor yang menanganinya tidak bertanggung
jawab alias kabur, sehingga jembatan itu tidak bisa digunakan masyarakat,”
pungkasnya.(*/RN)

